Fajar Istimewa di Tangerang Selatan: Ketika 3 Kecamatan Bergelora demi Subuh Berjamaah

Masjid & Tokoh Agama 20 Jun 2026 16:42 4 min read 212 views By Gus Isqowi

Share berita ini

Fajar Istimewa di Tangerang Selatan: Ketika 3 Kecamatan Bergelora demi Subuh Berjamaah
Geliat Safari Subuh Tangsel: 3 Kecamatan Bergerak Serentak!

Fajar Istimewa di Tangerang Selatan: Ketika 3 Kecamatan Bergelora demi Subuh Berjamaah

 

TANGSEL — Sabtu pagi, 20 Juni 2026 ( bertepatan dengan pekan awal Muharram 1448 H ), langit Tangerang Selatan belum lagi sepenuhnya benderang. Namun, denyut nadi kota ini sudah berdetak kencang, dipicu oleh gelombang spiritual yang masif. Tidak tanggung-tanggung, tiga komunitas besar safari subuh bergerak serentak di tiga kecamatan berbeda, mengubah kesunyian fajar menjadi momentum perubahan yang meriah dan bermakna. 

 

Berikut adalah reportase perjalanan spiritual dan sosial kedahsyatan fajar Tangsel :

 

1. Kecamatan Setu : Kolaborasi Pejabat, Ulama, hingga Aksi "Ganteng Gratis" 

 

Di belahan Setu, tepatnya di Masjid Thoolibus Shiyaam, RW 06 Kelurahan Kademangan, suasana Subuh terasa begitu formal namun tetap hangat. Gerakan Pejuang Subuh (GPS) menggelar aksi S4 (Semangat Safari Sholat Subuh) yang dihadiri oleh jajaran tokoh penting Tangsel. Langkah kaki mereka yang beriringan menuju masjid seolah membawa pesan kuat bahwa kebangkitan kota ini dimulai dari fajar. Setidaknya, ada tiga potret kebaikan yang terekam kuat sepanjang acara berlangsung:

 

- Pertama Sinergi Ulama & Umaro : Hadir langsung Camat Setu, Erwin Gemala Putra, S.STp., Lurah Kademangan Madsuki, S.Sos., Ketua GPS Ust. M. Sartono, hingga Ketua Dewan Pengawas GPS Ir. H. Ali Akbar, M.Si. 

- Kedua Literasi Digital dari Mimbar : Menariknya, panggung ceramah diisi oleh Kadis Kominfo Tangsel, Ustadz Dr. TB. Asep Nurdin, S.Kom., M.Kom. bersama tim Diskominfo, membawa kesegaran perspektif pentingnya teknologi di tangan ummat. 

- Ketiga Regenerasi DKM : Momentum fajar ini juga sakral dengan dilantiknya kepengurusan DKM Masjid Thoolibus Shiyaam yang baru oleh Ketua DMI Kecamatan Setu, Ustadz Sudarmanto, Lc., M.SE. 

 

Pasar Bahagia & Aksi Sosial Pasca-Subuh

 

Usai sarapan pagi bersama, halaman masjid langsung disulap menjadi pusat pelayanan masyarakat yang luar biasa : 

- Pasar Bahagia : Pembagian sayuran gratis yang uniknya tidak dibayar dengan uang, melainkan "Dibayar dengan Doa & Senyum". 

- Cek Kesehatan Gratis (CKG) : Kolaborasi apik bersama Puskesmas Keranggan, lengkap dengan layanan bekam, akupunktur, dan refleksi bayar sukarela.

- Program GANTENG (Gerakan Anak Tangsel Tampil Elegan) : Aksi potong rambut gratis khusus untuk para jamaah masjid agar pulang ke rumah dengan penampilan segar dan rapi. 

 

 

 

2. Kecamatan Ciputat Timur : Evaluasi Hangat demi Masjid Ramah Anak

 

Bergerak ke arah Ciputat Timur, Komunitas S3 MM Pamulang Timur (Safari Sholat Subuh Masjid Musholla Pamulang Timur) merapatkan barisan di Musholla Al-Mansyuriah. Gerakan ini terbukti ampuh menyuntikkan energi luar biasa karena para pengurus DKM lintas wilayah ikut bergerak berputar memakmurkan setiap fajar.  

Sambutan pertama dari DKM dan dilanjutkan sepatah kata yang disampaikan oleh  sekretaris MUI Pamulang Timur Ust. M. YunusSelesai sambutan , jamaah disuguhkan siraman rohani yang mendalam oleh Ust. Drs. J. Balawi Lukman tentang "Tragedi Pembunuhan Khulafaur Rasyidin", sebelum akhirnya ditutup dengan doa khusyuk yang dipimpin oleh Kapten Ust. H. Bambang Setiaji.

 

Salah seorang jamaah, Ustadz Ahmad Sulaiman Ts menyampaikan kesaksian emosionalnya. Beliau sangat mendukung gerakan ini karena terbukti membuat masjid yang dikunjungi mendadak ramai bergolong-golong. Namun di sisi lain beliau juga menyampaikan catatan Kritis sekaligus  sebuah otokritik membangun bahwa Jamaah yang hadir saat ini mayoritas masih didominasi generasi sepuh. Beliau sangat berharap ke depan banyak anak - anak muda juga tertarik dengan acara tersebut . Lebih lanjut beliau menyarankan adanya pengkaderan masif untuk anak muda serta pemasangan plang " Masjid/Musholla Ramah Anak " agar anak-anak tidak diusir, melainkan dirangkul dengan ramah ke masjid. 

 

 

 

3. Kecamatan Serpong Utara: Menyelami Kelembutan Sang Pencipta

 

Sementara itu, di kawasan BSD, tepatnya di Masjid Jami' Al Hakim, ribuan jamaah memenuhi ruang utama dalam agenda Safari Sabtu Subuh (S3) FMMB.

 

Suasana fajar di Serpong Utara terasa begitu teduh dan kontemplatif. Jamaah diajak menyelami samudera makrifat oleh Ustadz Jumharuddin, Lc. yang mengupas tuntas tema:  "Asmaul Husna: Ar-Rafiiq — Yang Maha Lembut"

Materi ini seolah menjadi penyejuk sekaligus pengingat bagi warga urban BSD bahwa di tengah kepungan aktivitas modernisasi yang kaku dan cepat, sifat kelembutan Allah SWT adalah tempat bersandar yang paling mendamaikan jiwa. 

 

Catatan Akhir Fajar :

Sabtu, 20 Juni 2026, bukan sekadar hari libur akhir pekan biasa bagi Tangerang Selatan. Gerakan subuh simultan di Setu, Ciputat Timur, dan Serpong Utara ini membuktikan bahwa ketika masyarakat, pemuda, ulama, dan pemerintah bergandengan tangan memulai hari dari masjid, berkah itu bukan lagi sekadar harapan — ia nyata mewujud di bumi Tangsel. 

 

Tentang Penulis

Gus Isqowi adalah seorang Maestro Muhasabah, Founder Rumah Dai, dan Pengasuh Majlis Pulang. Dikenal luas sebagai penggagas Metode Pulang Berbasis Gravitasi Spiritual, ia merupakan arsitek gerakan dakwah serta aktivis garis depan dalam pemberdayaan dan peningkatan martabat ustadz.

Tangerang Hari Ini