Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Spiritual Warga NU Tangsel
Tahun Baru Hijriah Jadi Momentum Penguatan Organisasi dan Spiritual Warga NU Tangsel
TANGERANG SELATAN – Jamaah Warga Nahdliyin Tangerang Selatan nampak memadati Lantai 2 Graha Aswaja NU II Pondok Aren dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ Bulanan Menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan bersama Majelis Dzikir dan Manaqib Zawiyah Nurul Amin, Senin (15/6/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum spiritual sekaligus konsolidasi awal kepengurusan PCNU Tangerang Selatan masa khidmat 2026–2031. Hadir dalam kesempatan itu Katib Syuriyah PWNU Banten KH Husnul Aqib, Rais Syuriyah PCNU Tangsel KH Himam Muzzahir, Ketua PCNU Tangsel KH Abdullah Mas’ud, sejumlah kiai, tokoh NU, badan otonom, serta jamaah dari berbagai wilayah Tangerang Selatan.
Mewakili Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Heli Selamet menyampaikan apresiasi atas berbagai aktivitas keagamaan yang terus digelar oleh PCNU Tangsel. Menurutnya, periode kedua kepemimpinan KH Abdullah Mas’ud diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Ini merupakan periode kedua Pak Kiai Mas’ud memimpin PCNU Kota Tangerang Selatan. Mudah-mudahan lebih baik dari periode sebelumnya dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ustadz Heli juga mengapresiasi pemanfaatan Graha Aswaja NU II yang dibangun Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pengembangan masyarakat.
“Kami melihat gedung ini digunakan dengan baik untuk berbagai kegiatan. Pemerintah Kota memberikan apresiasi kepada PCNU Tangerang Selatan yang terus menghidupkan gedung ini melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” katanya.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk pengajian, pelatihan, pendidikan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap keberadaan NU merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Tangerang Selatan.
Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Tangerang Selatan KH Himam Muzzahir mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga kedekatan dengan para ulama dan melanjutkan tradisi khidmat yang diwariskan para pendiri Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, para muassis NU tidak pernah terputus dalam mendampingi perjalanan organisasi melalui perjuangan para ulama yang terus menerus membimbing umat dari generasi ke generasi.
“Berada di NU bukan sekadar menjadi anggota organisasi, tetapi juga bagian dari ikhtiar menyambung sanad perjuangan para ulama. Kehadiran kita malam ini merupakan bentuk kebersamaan dalam barisan khidmat kepada agama, bangsa, dan masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCNU Tangerang Selatan KH Abdullah Mas’ud mengajak seluruh fungsionaris dan pengurus yang telah mendapatkan amanah untuk bekerja secara maksimal demi kemaslahatan umat.
Ia menegaskan bahwa meskipun agenda pelantikan kepengurusan masa khidmat 2026–2031 direncanakan berlangsung pada akhir Juli 2026, berbagai program dan aktivitas organisasi telah mulai dijalankan sejak diterbitkannya Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Kami memohon doa dari seluruh jamaah agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Kehadiran NU harus semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk penguatan organisasi, PCNU Tangsel telah menggelar rapat rutin serta berbagai kegiatan keagamaan yang berlangsung secara berkala. Di antaranya doa bersama, istighotsah, pembacaan Shalawat Nariyah, pengajian kitab, hingga Lailatul Ijtima’ bulanan yang menjadi wadah silaturahmi dan konsolidasi warga Nahdliyin.
Saat ini, lanjutnya, PCNU Tangsel juga tengah menyusun perangkat organisasi dan kepengurusan lembaga sebagai langkah percepatan program kerja lima tahun ke depan.
“Kami membuka ruang pengabdian seluas-luasnya. Bagi warga Nahdliyin yang ingin berkhidmat, mari bergabung dan mengambil peran di berbagai lembaga yang ada di lingkungan PCNU Tangerang Selatan,” ajaknya.
Suasana semakin khusyuk ketika rangkaian dzikir, manaqib, dan doa bersama dipimpin oleh KH Husnul Aqib. Memasuki tahun baru Hijriah, para jamaah memanjatkan doa agar diberikan keberkahan, keselamatan, serta kekuatan dalam melanjutkan perjuangan dakwah dan pengabdian kepada umat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan ulama, termasuk KH Syarief yang turut membersamai jajaran pengurus PCNU Tangerang Selatan dalam memperkuat sinergi, ukhuwah, dan semangat khidmat menuju organisasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat. ( Gus Isqowi )
Related Articles